PANTAUNEWS.ONLINE-SUKAMAJU | Badan Permusyawaratan Desa (BPD) adalah lembaga masyarakat desa yang dibentuk dan dipilih oleh masyarakat melalui pemilihan ditingkat dusun.

Dengan begitu, bagian dari perangkat pemerintahan di pedesaan ini diusulkan untuk menjadi anggota BPD desa guna mengawasi pelaksanaan setiap kegiatan desa.

Seperti halnya di Desa Sukamaju Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara yang telah melaksanakan pemilihan Anggota BPD masa bakti 2019 -2024 di kantor desa sukamaju oleh panitia pemilihan pada Rabu (26/6/2019).

Kendati demikian, kegiatan pemilihan ini banyak menuai tanggapan negatif dari masyarakat desa karena ditengarai proses pemilihan terkesan dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

Seperti yang dikatakan seorang ibu rumah tangga warga dusun mataram sukamaju bahwa pemilihan ketua BPD tersebut tidak transparan.

“Pemilihan ketua maupun anggota BPD di desa kami terkesan sembunyi-sembunyi, seharusnya kan terbuka, kok diam-diam,” terang ibu yang tidak ingin disebutkan namanya tersebut kepada pantaunews.online.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Sukamaju, H.Muh Jannatu saat dikonfirmasi mengatakan anggota BPD diusulkan oleh kepala desa.

“Terkait calon anggota BPD, itu diusulkan oleh kepala dusun, dan untuk pemilihan panitia juga mengundang para ketua RT untuk menghadiri pemilihan anggota BPD namun tidak semuanya hadir,” tuturnya.(Mursalin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here