PANTAUNEWS.ONLINE-MALANG, Bertempat di Kota Malang Kelurahan Bumiayu Kecamatan Kedung Kandang, usaha pengelolaan kulit sapi menjadi olahan cingur serta kikil sapi di tekuni pak Sugeng (45) sejak tahun 1990 sampai sekarang.

Menurut Sugeng selaku pemilik usaha pengelolaan kulit sapi jadi kikil dan cingur ini mengutarakan susah senangx menggeluti usaha pengelolaan kulit sapi.

“Ya kalau mengenai hasil Alhamdulillah cukuplah buat kebutuhan keluarga, sejak dulu saya hanya bekerja usaha ini,hasilx bisa menyekolahkan anak,” ungkapnya, Selasa (25/12/2018).

Sugeng lebih jauh menceritakan bahwa berkat usaha yang digelutinya, ia mampu menyelesaikan pendidikan anak-anaknya di tingkat SMU, meskipun ketiga anaknya tersebut belum lanjut ke perguruan tinggi.

Ia katakan untuk saat ini tinggal 1 anaknya yang masih sekolah di bangku SLTP.

Setiap harix, Sugeng menerima suplai kaki sapi serta kepala sapi rekan bisnisx dari RPH (Rumah Potong Hewan) berkisar 3-6 setel ata sepasang kaki serta kepala sapi, yang selanjutx ia olah menjadi kikil dan cingur.

“Setelah selesai diolah, saya pasarkan ke beberapa pasar yang ada di wilayah kota malang, harga perkilogram kikil sapi untuk hari ini berkisar Rp.60.000, sedangkan untuk cingur Rp.50.000 perkilinya, itu harga standar mas,” ungkapx kepada pantaunews.online.

Lebih lanjut sugeng jelaskan didalam menekuni usaha tersebut ia mempekerjakan kurang lebih 8 orang karyawan untk mengolah kulit sapi tersebut.

Menurut Sugiono salah satu karyawannya yang sudah bekerja kurang lebih 15 tahun bersama pak Sugeng mengakui penghasilan yang dia peroleh bisa mencapai Rp.90.000 per 5 jam kerja. “Alhamdulillah, sangat bersyukur, cukup buat keluarga dengan 90 ribu perlima jam waktu kerja,” pungkasnya

Sugeng dan Sugiono berharap kepada pemerintah setempat agar lebih memperhatikan nasib UKM seperti dirinya, baik itu dari segi permodalan maupun dalam segi pemasaran.(A.Rahman Hakim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here