MASAMBA, pantaunewsonline.com – Untuk mewujudkan proses pemilu yang aman, damai serta berintegritas, Bawaslu Luwu Utara (lutra) menggelar Fasilitasi Sentra Gakkumdu di Aula Hotel Remaja Indah Masamba, Rabu (14/12/2022).

Dalam Fasilitasi Sentra Gakkumdu itu mangangkat tema Rapat Teknis Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) dalam Penanganan Tindak Pidana Pemilu pada Tahun 2024 mendatang.

Rapat ini dihadiri oleh Ketua Bawaslu Lutra Muhajirin, Anggota Bawaslu Lutra Sriwati Sukma, Kapolres Lutra yang diwakili Kasat Reskrim, AKP Jodi Titalepta, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kabupaten Lutra, Rijal Jalaluddin serta jajaran panwaslu Kecamatan se Kabupaten Lutra.

Kegiatan rapat diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars Bawaslu, pembacaan doa kemudian laporan ketua panitia, sambutan Kapolres yang diwakili Kasat Reskrim, sambutan Kajari yang diwakili Kasi Pidum dan sambutan Ketua Bawaslu Lutra, Muhajirin.

Ketua Bawaslu Luwu Utara, Muhajirin mengatakan, kegiatan ini digelar agar tercipta sinergitas antara anggota penegak hukum yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu di Kabupaten Luwu Utara (lutra).

“Jadi giat fasilitasi sentra gakkumdu ini adalah bagaimana menyamakan persepsi, pandangan serta mengambil sikap antara 3 lembaga yakni Bawaslu, Kepolisian maupun Kejakasaan dalam proses penanganan suatu tindak pidana Pemilu,” terang Muhajirin.

Menurutnya, sentra gakkumdu menjadi bagian penting dalam penegakan hukum pemilu, sehingga dibutuhkan sinergitas dari seluruh personel dalam mendukung proses penegakannya sehingga pemilu dapat berlangsung secara aman, damai, dan berintegritas sesuai dengan aturan undang-undang yang berlaku.

Lebih lanjut Muhajirin katakan bahwa selain menyamakan persepsi, sentra gakkumdu juga akan memperkuat kerja-kerja pencegahan terkait dengan pelanggaran yang menyangkut pidana Pemilu yang melibatkan masyarakat, ataupun tim kampanye.

“Sesuai dengan amanah Bawaslu RI, sentra gakkumdu di Kabupaten harus bekerjasama untuk melakukan pencegahan pelanggaran pemilu dengan cara berkolaborasi melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan pasal-pasal Pidana Pemilu yang nantinya dapat dikenakan kepada masyarakat atau tim pelaksana kampanye,” tuturnya.

Tak hanya itu, Ketua Bawaslu juga mengingatkan kepada jajaran Panwaslu Kecamatan se-Luwu Utara, untuk mengedepankan koordinasi dan komunikasi kepada penegak hukum di wilayahnya.

“Kalau bisa, rekan rekan panwascam kedepannya agar selalu berkoordinasi dengan Kapolsek dan jajaran, yah kalau perlu ambil ilmunya untuk bagaimana kemudian bisa mengambil hati masyarakat agar memahami aturan main dalam proses pemilu sehingga tidak terjadi pelanggaran pemilu,” kuncinya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here